RX King, Menjalin Persaudaraan Lewat Kendaraan

JURNALPOSMEDIA.COM-Yamaha RX Series merupakan rangkaian motor yang dikeluarkan oleh perusahaan otomotif ternama asal negeri sakura. Tercatat sejak 1983 hingga resmi dinyatakan tidak diproduksi lagi pada 2008, Yamaha telah berhasil mengambil hati masyarakat indonesia. Tidak bisa dipungkiri selain gagah, motor ini mempunyai tenaga yang mumpuni.

Dengan produksi pertama RX Series adalah Yamaha RX 125 Twin, motor ini merupakan keluaran 1976-1979. Mengusung mesin 2 tak 2 silinder. Dilanjutkan dengan produksi kedua RX Series berupa Yamaha RX 100. Meskipun hanya mengusung percepatan hingga 100 cc, namun mampu memuntahkan tenaga hingga 11,5 Bhp pada kitiran 7.500 RPM.

Tahun 1979 hadir kembali versi RX 125, kali ini bermesin satu silinder, lebih ringan dan bertenaga. Motor ini lebih laris ketimbang pendahulunya RX 125 Twin yang memakai mesin 2 silinder. Pada tahun 1980 pihak Yamah kembali mengusung jagoannya. Kali ini dengan Yamaha RX K berkapasitas 135 cc inilah motor yang merupakan cikal bakal dari RX King. Kemudian tahun 1981 keluarlah varian baru dari RX Series yaitu RX S, dengan mesin berporsi 115 cc sayang umurnya tidak panjang hanya diminati hingga tahun 1983.

Yamaha pun tidak putus asa, mereka kembali menghadirkan Yamaha RX-Spesial. Motor ini dinilai sebagai suksesor Yamaha RX S. Terakhir adalah Yamaha RX King yang mulai diproduksi pada 1983. Motor ini merupakan suksesor terbaik dari semua varian RX Series. Meskipun masih mengusung tenaga 135 cc namun motor ini tidak kalah bersaing dengan motor lainnya sehingga dijuluki sebagai “Raja Jalanan”.

Pihak Yamaha secara resmi menghentikan produksi semua rangkaian RX Series-nya dikarenakan tersangkut peraturan pembuangan gas emisi oleh pemerintah. Meskipun produksi dihentikan, namun klub dan para pecinta raja jalanan ini (julukan untuk RX King) tidak berhenti sampai disitu, tercatat hingga kini ada 269 klub resmi yang namanya ‘nangkring’ di Club yang tersebar di seluruh Indonesia.

Klub ini tersebar dari ujung ke ujung indonesia. Hal ini membuktikan eksistensi raja jalanan masih sangat dicintai oleh sebagian masyarakat indonesia. Meskipun suara motor ini kerap menimbulkan stigma negatif di telinga sebagian masyarakat indonesia, namun baik pihak klub maupun RX Series sebagai wadah klub RX King terus mencoba memperbaiki citra raja jalanan ini.

Berbagai klub yang tersebar di hampir semua kota di indonesia inilah yang menjadi wadah untuk para kingers (sebutan untuk pengendara RX King). Mereka bertukar cerita dan saling rangkul walaupun berbeda klub dan asal kota. Slogan ‘sakduluran saklawase’ bukan hanya aksara diam tanpa pergerakan, namun bisa kita jumpai nyata disemua event atau acara besar RX King.

Inilah mengapa para kingers menjunjung tinggi persaudaraan, selain kesamaan hobi touring juga merupakan wadah bersua dan mencari saudara beda kota, bahkan beda pulau.

Salah satu pegiat sekaligus salah satu anggota klub ternama asal Yogyakarta, Anthon Timur mengungkapkan rasa persaudarannya menunggangi ‘jet darat’ ini. Pria yang kerap disapa dengan ‘Thons’ ini merupakan salah satu anggota klub Barisan Riders Garis Depan (BRIGADE 135). Ia mengungkapkan makna persaudaraan berupa merasakan hal yang sama diantara semua kingers

“Bila ada yang kena musibah, trouble dijalan kita merasa peduli dan empati serta membantu sebisa mungkin. Ini merupakan makna dan apa yang saya dapat rasakan selama ini,” ungkapnya.

Thons juga menyatakan bahwa rasa bangga juga ia dapatkan ketika melihat rekan satu klubnya mempunyai prestasi touring jelajah negeri dan segala hal kegiatan positifnya. Rasa persaudaraan yang kuat ini juga yang membuatnya ‘betah’ menunggangi jet darat. Tidak sekali duakali ia merasakan touring dilayani oleh kinger’s lainnya, thons seringkali dilayani oleh sesama kinger’s lainnya saat melakukan touring walaupun hanya sekedar menyeduhkan kopi untuknya.

Melalui berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan klub, sedikit demi sedikit citra RX King semakin membaik. Contohnya adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh klub yang bermarkas di Yogyakarta, Barisan Riders Garis Depan (BRIGADE 135).  Mereka menyelenggarakan bagi takjil gratis dan buka puasa bersama yang dilakukan oleh 100 anggotanya di kawasan Malioboro, Jogja pada bulan ramadhan lalu.

“Tercatat 100 anggota kami membagikan takjil 350 paket dan buka puasa bersama di Malioboro sebagai icon kota Yogya. Kegiatan ini bukti nyata kami membangun rasa persaudaraan di semua lapisan,” kata Sekertaris 1 klub, Dedy Arya dikutip dari motorplus.gridoto.com.

Harapan ke depannya melalui berbagai kegiatan positif yang digelar bisa mengubah image RX King yang sebelumnya kerap dicap motor jambret, ugal – ugalan menjadi komunitas yang santun dan peduli sesama serta selalu menghargai sesama pengguna jalan.

Selain dalam rangka memperbaiki citra, tentu juga sebagai ajang silaturahmi dan berlomba dalam hal positif. Jelas peran pemerintah sebagai pemangku kekuasaan tidak boleh menghilangkan raja jalanan ini. Pemerintah pun diharapkan turut serta dalam berbagai kegiatan positif ratusan klubnya diharapkan bisa menjadi ajang kampanye rasa toleransi bagi masyarakat indonesia yang akhir ini dirasa kurang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.