Fri, 4 April 2025

Teater Sangrama Premi: Keadilan yang Tak Terelakkan

Reporter: Valya Azzahra/Magang | Redaktur: Silmy Kaffah Mardhotillah | Dibaca 350 kali

Sat, 22 June 2024
Thobi Sober bersama para aktor di akhir acara, Kamis (20/6/2024). (Foto: Hanung Wahyuningsih/Magang)

JURNALPOSMEDIA.COM – Eltra Teater menggelar Studi Panggung VI di Aula Abjan Soelaeman, Kamis (20/6/2024). Pementasan drama dengan naskah berjudulSangrama Premi” ini merupakan penampilan yang dilakukan oleh para anggota baru.

Pementasan yang dilakukan oleh Mahasiswa Prodi Sastra Inggris ini menceritakan Raja Kumarasuba yang terjerat dalam tipu dayanya sendiri. Ia berusaha merebut tahta dengan berbagai cara hingga satu per satu perbuatan curangnya mulai terungkap dan mendapatkan ganjaran atas perbuatannya.

Pimpinan Produksi sekaligus Sutradara, Thobi Sober mengungkapkan, di garapan perdananya ia berusaha mengangkat tema percintaan, perebutan kekuasaan, dan pencarian keadilan.

Sangrama Premi itu diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti perebutan cinta. Lalu tema utamanya adalah percintaan dan alurnya maju,” jelasnya.

Melalui pementasan ini, Thobi ingin menyampaikan pesan, setiap tindakan curang pasti akan mendapatkan akibatnya. Tidak ada yang bisa lari dari akibat perbuatan buruknya.

Orang tidak akan bisa bermain dengan cara yang curang, pasti akan ada balasan atas perbuatannya dahulu,” ucapnya ketika diwawancarai Jurnalposmedia pada Kamis (20/6/2024).

Lebih lanjut, ia menjelaskan cerita ini diangkat dari keresahannya terhadap organisasi di kampus.

Inspirasi utama saat menulis naskah ini karena hanya ingin mengisi waktu luang dan keresahan akan sistem atau bentuk struktur organisasi kampus yang saya rasakan, lalu dicurahkan dalam naskah ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, salah satu penonton, Hanung Wahyuningsih merasa antusias terhadap pementasan tersebut, yang menurutnya disampaikan dengan apik dan memiliki alur yang mudah dimengerti.

Cerita kolosal dengan konflik yang beragam dan latarbelakang masa kerajaan tapi alurnya nggak bikin pusing, malah bikin penasaran. Mulai dari desain panggung, artistik, dan yang paling aku suka itu pencahayaannya bagus banget bikin kita merasakan euphoria dari cerita itu sendiri,” tuturnya.

Pagelaran dengan garapan lima bulan ini juga tidak lepas dari kontribusi para aktor dan kru teater yang dipilih langsung oleh Thobi Sober. Ia bekerja sama dengan tim untuk memastikan segala hal dipersiapkan dengan matang.

Bagikan :
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Terlama
Terbaru Suara Banyak
Inline Feedbacks
View all comments