Sun, 29 March 2026

Dikemas Dalam Balutan Seni Budaya, Kediri Gelar Upacara Tradisi “Manusuk Sima”.

Reporter: Allyssa Viri Diana Ibrahim | Redaktur: Rafi Ikhwanudien Muhammad | Dibaca 1120 kali

Sang Garuda tengah menjemput Kendi Pratolo dari PJ Walikota Kediri sebagai tanda Pembukaan Upacara Manusuk Sima di halaman Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (27/7/2024). Pemerintah Kota Kediri menggelar Upacara Manusuk Sima sebagai tradisi Hari Jadi Kota Kediri ke-1145, yang bertujuan untuk menjaga budaya kearifan lokal, visualisasi sejarah dan simbol berdirinya Kota Kediri. Dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan dihadiri oleh PJ Walikota Kediri Zanariah, Kepala Bidang Pemerintahan Bakorwil I Madiun, Sekertaris Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur dan lainnya.

 

Pengucuran air suci oleh Sang Garuda sebagai simbol permohonan atas kesuburan, Gemah Ripah Loh Jinawe, Sabtu (27/7/2024).
Replika Prasasti I Kwak dari lempengan perunggu peninggalan Sri Maharaja Rakai Kayuwangi tengah dibawa ke panggung oleh dua Cantrik, Sabtu (27/7/2024).
Sang Makudur tengah menyiapkan sesajen sekaligus membacakan mantra yang tertera di Prasasti I Kwak, Sabtu (27/7/2024).
Pembacaan Isi Prasasti I Kwak oleh utusan Sang Ratu Rakai Kayuwangi, Sabtu(27/7/2024).
Penyerahan Prasasti I Kwak kepada PJ Walikota Kediri Zanariah selaku Pangarsa (Pemimpin) Kediri, Sabtu (27/7/2024).
Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama