Tue, 21 May 2024

Tanggapan Mahasiswa Terkait Penambahan Mata Kuliah Startup Digital

Reporter: Siti Barkah/Magang | Redaktur: Suryadi | Dibaca 161 kali

Fri, 11 June 2021
Mata Kuliah Startup Digital
(Ilustrasi: Siti Barkah/Magang)

JURNALPOSMEDIA.COM – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong perkembangan industri digital.

Lewat kebijakan Kampus Merdeka, Ditjen Dikti melakukan transformasi digital khususnya kegiatan kewirausahaan dan startup digital.

Rencananya, startup digital akan dijadikan mata kuliah opsional (pilihan) di perguruan tinggi pada tahun 2022 nanti. Program ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pemberdayaan dunia digital di Indonesia.

Lalu, bagaimana tanggapan mahasiswa terkait dengan penambahan mata kuliah startup digital?

Salah satu mahasiswa Jurnalistik UIN Bandung, Yuda Cahya Alfian mengaku siap untuk mengikuti mata kuliah startup digital apabila program itu dapat direalisasikan. Menurutnya, itu akan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Meskipun rencananya hanya mata kuliah pilihan. Namun, menurut saya startup digital memiliki pengaruh yang besar di zaman yang modern ini, dan itu pasti sangat penting,” jelasnya, Rabu (9/6/2021).

Ia berharap, mahasiswa dapat mempelajari ilmu baru yang berkaitan dengan perkembangan teknologi dan globalisasi. Fungsinya, untuk menambah pemahaman tentang teknologi dan informasi.

“Harapannya untuk kaum muda sangat penting. Ketika ada ilmu baru yang berkaitan dengan perkembangan teknologi di Indonesia, bisa dipelajari dan juga dipahami agar kita tau informasi terkini,” tambahnya.

Dilansir dari laman resmi Kemendikbud, mata kuliah startup digital akan menjadi bagian dari program Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM). Khususnya, kegiatan kewirausahaan startup digital yang dapat diambil oleh mahasiswa yang berminat menjalankan program tersebut.

Senada dengan Yuda, mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya Surya Utama mengatakan, manfaat dari bentuk startup digital di Indonesia dapat dirasakan saat ini. Dalam penggunaannya, mempermudah aktivitas tanpa ruang dan waktu.

“Banyak sekali manfaat startup digital ini ya. Seperti saya menggunakan Gojek, Shopee, Zoom dan Google Meet sebagai media pembelajaran daring di tengah pandemi ini,” pungkasnya.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments