Selalu Aktif Beramal, Luthfi Rizal: Bermanfaat bagi Dunia Akhirat

Jurnalposmedia.com – Sebagaimana peran manusia sebagai khalifah di bumi, tentu haruslah mendatangkan manfaat dan kebaikan di setiap perilaku dan kegiatannya. Entah itu kebaikan untuk dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Di setiap kehidupan juga tidak akan lepas dari suatu pekerjaan, berkarya dengan kreatif, serta tidak mengenal istilah berhenti atau berputus asa.

Luthfi Rizal (24), seorang mahasiswa lulusan dari Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) pada 2019 dan saat ini sedang menempuh S2 Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN Bandung. Selain gemar mencari ilmu, ia senang menjadi orang yang bermanfaat bagi orang sekitarnya. Ia mengikuti berbagai kegiatan di luar kampus seperti mengajar, berbagi rezeki, dan sebagainya.

Ia mengikuti berbagai volunteer di luar kampus yaitu, Harapan Amal Mulia, tempat di mana Luthfi Rizal beramal dan mencari nafkah. Selain itu, di Yayasan Sunan Ambu demi melanjutkan dakwah Alm. Ambu terkait kaum marginal dan anak-anak miskin di kota. Luthfi juga aktif di Yayasan Nurul Masakin, tempat Luthfi Rizal mengabdi mengajar anak-anak yatim di Sumedang.

“Masyaallah, kalau ini (beramal) dapatnya dunia akhirat. Kalau dari dunia sendiri, seperti mendapat berkah itu beda lah, kalau berkah itu kesenangan yang tiada tara tidak mudah habis itu berkah disebutnya. Kalau akhiratnya, tentu kita menyampaikan amanah di mana kita bisa menyampaikan amal itu pasti pahala dan juga apapun yang kita bantu senantiasa doa yang pertama itu untuk yang menyampaikannya,” ungkap syukurnya.

Luthfi Rizal memulai kegiatan ini pada 2017. Karena baginya, ia senang melihat wajah orang yang terbantu dan seketika lelah yang ia rasakan hilang. Luthfi adalah sosok yang disiplin dan sangat menghargai waktu. Dalam kesehariannya, ia memiliki agenda harian yang direncanakan agar tetap terarah dan produktif. Dari Senin hingga Minggu, kegiatan yang harus dia lakukan sudah tercatat dengan rapi dan jelas.

Menurutnya, setinggi apapun jabatan atau serendah apapun status sosial seseorang, pasti akan hanya tinggal nama. Kematian adalah suatu kepastian yang tidak dapat kita hindari, namun kita bisa memilih takdir dari akhir hidup.

Manfaatkanlah waktu sebaik mungkin selagi masih muda dan berbadan sehat. Jangan menyia-nyiakan waktu untuk hal yang tidak berguna agar hidup tidak terasa hampa dan sia-sia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.