Sat, 13 July 2024

Pesona I PTKN 2022 Berakhir, UIN Bandung Raih Juara Umum

Reporter: Siti Hanif Fidriyanti | Redaktur: Siti Barkah | Dibaca 209 kali

Sun, 14 August 2022
Penutupan Pesona PTKN I 2022 (Sumber gambar : Siti Hanif Fidriyanti/Jurnalposmedia)

JURNALPOSMEDIA.COM- Pekan Seni dan Olahraga Nasional (Pesona) I PTKN 2022 yang berlangsung dari 9- 12 Agustus 2022 resmi berakhir. Bertepat di Gedung Anwar Musaddad acara ini dihadiri Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Zainut Tauhid Sa’adin dan Direktur Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Suyitno. UIN Bandung sebagai tuan rumah menjadi juara umum dalam acara Pesona I PTKN 2022, Jumat (12/8/2022).

Dalam sambutannya, Suyitno menyampaikan, berjalannya acara Pesona PTKN ini dapat menciptakan kedekatan sangat kuat sesuai ‘Spirit Of Harmony’ yang menggambarkan perjumpaan komponen bangsa dengan latar agama yang berbeda dan keberagaman talentanya.

“Kita menjadi sangat akrab saling bersapa, sangat kuat antara civitas akademika dengan diambil tema Spirit Of Harmony yang menggambarkan pentingnya perjumpaan antara komponen bangsa dengan latar belakang agama yang berbeda,” ungkapnya.

Sambutannya turut mengakhiri kegiatan yang telah berlangsung selama lima hari dengan melibatkan seluruh PTKN se-Indonesia ini resmi ditutup.

UIN Bandung menyabet juara umum

Dalam acara penutupan Pesona I PTKN 2022, UIN Bandung menyabet juara umum dengan penghargaan piala bergilir kementerian agama.

Sebelumnya, klasemen sementara dengan perolehan tertinggi jatuh kepada UIN Palembang yang menempatkan UIN Bandung di posisi kedua disusul oleh UIN Surabaya di posisi ketiga.

Persaingan ketat terjadi di hari terakhir penutupan Pesona I PTKN 2022 di mana pada klasemen akhir UIN Bandung unggul sebagai juara umum dengan perolehan 22 medali yang meliputi 6 perunggu, 7 perak, 8 emas, dan uang tunai sebesar 25 juta rupiah.

Posisi selanjutnya ditempati oleh UIN Surabaya dengan total peraihan 13 medali utama meliputi, 2 perunggu, 7 emas, 4 perak dengan total hadiah 15 juta.

Selanjutnya posisi ketiga ditempati oleh UIN Palembang dengan raihan 8 medali yang meliputi, 1 perunggu dan 7 emas dengan total hadiah 10 juta.

Salah satu pemenang lomba Juara 1 Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) UIN Bandung, Putri merasa bangga dan terharu mendapatkan kesempatan mewakili UIN Bandung. Sebelumnya, ia mengaku sempat khawatir akan tanggung jawabnya untuk memberikan performa terbaik sebagai tuan rumah.

“Walaupun kami tuan rumah, tidak ada yang namanya curang karena itu pure dengan kualitas kita sendiri,” pungkasnya.

Bagikan :

Rekomendasi

Menilik Indikator Penilaian Skor Ujian serta Masa Aktif Sertifikat Kursus TOEFA dan TOEFL JURNALPOSMEDIA.COM – Sejalan dengan kegiatan persiapan ujian Test of English for Academics (TOEFA) dan Test of English Foreign Language (TOEFL) yang di adakan oleh Language Center (LC) UIN Bandung, terdapat beberapa indikator penilaian skor ujian serta masa aktif sertifikat kursus bagi mahasiswa. Ketua LC UIN Bandung Abdul Kodir turut menjelaskan, berkenaan dengan skor nilai, setiap tahunnya akan ada beberapa perubahan kebijakan. Hal ini dipicu karena adanya cetakan baru buku Pedoman Akademik di setiap tahunnya. “Jadi kita hanya memberikan keterangan bahwa anda skornya sekian. Nanti umpan-umpannya skornya berlaku atau tidak atau misalkan kurang, maka ya, harus ujian lagi dan kalau mau ujian lagi anda gausah dari ulang harus kursus lagi,” ungkapnya kepada Jurnalposmedia, Rabu (27/7/2022). Skor dan Keuntungan yang Didapat Abdul Kodir kembali menjelaskan, mengenai minimal skor yang diraih oleh setiap mahasiswa itu berbeda-beda, hal ini bergantung pada kebijakan Fakultas dan Program Studi Prodi nya masing-masing. Sementara indikator dan standar penilaiannya dinilai dari listening, reading, dan vocabulary. “Untuk vocabulary nya kita itu ingin mahasiswa UIN itu paham dan mengenal vocab-vocab dengan istilah yang dekat dengan keislaman jadi nanti ada kaya English for islamic student jadi nanti ada vocab yang nanti dekat dengan kajian-kajian keislaman,” ungkapnya. Beralih dari tes tersebut, Abdul kembali menuturkan, para mahasiswa yang mengikuti tes dan kursus keterampilan berbahasa nantinya akan mendapatkan keuntungan berupa sertifikat kursus. “Masa aktif sertifikat tes TOEFL dan TOEFA ini hanya dua tahun, jika sudah lebih dari dua tahun maka harus tes lagi agar mendapatkan skor TOEFL yang terbaru dan sertifikatnya aktif. Sedangkan sertifikat kursus keterampilan berbahasa bisa aktif seumur hidup,” jelasnya. Tanggapan Mahasiswa Terkait Tes TOEFL dan TOEFA Kursus bahasa yang berujung dengan ujian TOAFL dan TOEFA, sebagai syarat kelulusan ini banyak mendapatkan apresiasi dari mahasiswa yang semangat untuk mengikuti kursus tersebut. Mahasiswi jurusan Ilmu Al-Qur’an Tafsir (IAT), Destiana Rosyidah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Desti juga tidak sungkan mengeluarkan kritik dan sarannya untuk program ini. “Hanya saja sertifikat yang nantinya keluar setelah ujian itu hanya bisa di pakai di kampus saja, tidak bisa di pakai untuk kepentingan di luar kampus, semisal untuk melamar beasiswa atau pekerjaan yang membutuhkan sertifikat serupa,” ungkapnya. Ia juga berharap agar dosen pembimbing kursus mulai memperhatikan kegiatan belajar mengajar (KBM) mahasiswa nya agar mendapatkan hasil maksimal dalam ujiannya. Karena masih banyak dosen pembimbing yang kurang memperhatikan KBM kursusnya. “Tidak semua dosen pembimbing kursus peduli pada mahasiswa kursusnya. Yah
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments