Tue, 21 May 2024

Pentingnya Sunscreen Dibanding Skincare Lain

Reporter: Santi Agustini/Magang | Redaktur: Ghina Tsuroya  | Dibaca 338 kali

Sun, 13 June 2021
sunscreen
Ilustrasi menggunakan sunscreen. (Sumber: Line Today)

JURNALPOSMEDIA.COM – Skincare akhir-akhir menjadi salah satu topik yang ramai dibahas oleh masyarakat maupun para pakar kecantikan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat kulit. Para pakar kecantikan bahkan mengemukakan bahwa merawat kulit sama dengan sebuah investasi yang berharga.

Skincare terdiri dari sebuah rangkaian perawatan, di antaranya pembersih, pelembab dan tabir surya. Tiga items tadi merupakan basic yang wajib ada dalam rangkaian skincare. Dari ketiganya, mari kita kupas lebih dalam mengenai si ‘tabir surya’ atau lebih familiar dengan istilah Sunscreen.

Sunscreen atau tabir surya merupakan salah satu produk perawatan kulit yang dirancang untuk melindungi kulit dari bahaya paparan sinar matahari.

Sinar matahari berbahaya akibat adanya radiasi sinar ultraviolet (UV) yang dapat menimbulkan permasalahan kulit seperti kerutan, bintik hitam, kulit kendur, bahkan kanker kulit. Ada dua jenis sinar matahari yang sampai ke bumi dan memiliki dampak tidak baik, khususnya bagi kulit manusia yakni sinar UVA dan sinar UVB.

Sinar UVA (sinar penuaan) dapat menyebabkan penuaan sebelum waktunya, juga menghasilkan keriput dan bintik-bintik hitam. Sementara sinar UVB (sinar pembakaran) adalah penyebab utama sengatan matahari, namun sinar ini bisa diblokir oleh kaca jendela. 

Matahari memancarkan sinar UV yang berbahaya sepanjang tahun. Bahkan pada hari-hari berawan, kemungkinan sinar UV menembus kulit bisa mencapai 80%. Dan tahukah kamu bahwa salju, pasir dan air meningkatkan kebutuhan akan sunscreen karena hal-hal tersebut memantulkan sinar matahari?

Oleh karenanya sunscreen disarakan untuk dipakai setiap hari oleh semua orang, mulai sejak masih bayi usia 6 bulan. American Academy of Dermatology merekomendasikan semua orang menggunakan tabir surya yang memiliki kandungan berikut:

  • Perlindungan spektrum luas (melindungi terhadap sinar UVA dan UVB)
  • Minimal SPF 30 
  • Tahan air

Perlu diperhatikan pula perbedaan dua tipe sunscreenchemical dan physicalChemical sunscreen bekerja seperti spons, menyerap sinar matahari. Mereka mengandung satu atau lebih dari bahan aktif seperti oxybenzone, avobenzone, octivisate, oktocrylene, hosalalate dan octinoksat. Formulasi ini cenderung lebih mudah untuk menggosok kulit tanpa meninggalkan residu putih.

Sedangkan physical sunscreen bekerja seperti perisai di permukaan kulit dan membelokkan sinar matahari. Suncreen ini mengandung bahan aktif seng oksida dan/atau titanium dioksida. Tipe ini disarankan bagi pemilik kulit sensitif.

Berikut adalah beberapa tips untuk melindungi kulit dari sinar matahari yang merusak:

  1. Jangan hanya mengandalkan sunscreen.  Strategi terbaik  adalah menghindari paparan sinar matahari bila memungkinkan.
  2. Pakailah pakaian pelindung matahari, ini merupakan tambahan yang bagus selain menggunakan sunscreen.
  3. Ingatlah bahwa sunscreen perlu dioleskan kembali kira-kira setiap dua jam.  Efek chemical sunscreen akan hilang begitu diaplikasikan, dan sebagian besar sunscreen cenderung berminyak.
Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments