Fri, 23 February 2024

Pengamen di Area Kampus, Mahasiswa: Keamanannya Bagaimana?

Reporter: Rifdahnailah Larasati/Magang | Redaktur: Sopiyani Solihah | Dibaca 494 kali

Thu, 22 June 2023
Gerbang utama Kampus I UIN Bandung, (Foto: Rifdahnailah Larasati)

JURNALPOSMEDIA.COM– Akses kampus UIN Bandung yang bebas menjadi pertanyaan bagi mahasiswa. Pasalnya, banyak petugas keamanan di gerbang utama, namun tidak ada pengawasan di pintu-pintu kecil yang dapat mengakses langsung ke kawasan pemukiman.

Salah satunya mahasiswa, Nabillah Syidah mengatakan Kurangnya peraturan yang tegas menjadi salah satu penyebab   pengamen bisa masuk seenaknya dan mengganggu kenyamanan mahasiswa di area kampus.

“Mengganggu kenyamanan. Sebenarnya, ga heran sama UIN mah, semua orang bisa masuk keluar UIN tanpa penjagaan. Warung atau toko aja biasanya mereka melarang pengamen demi kenyamanan pelanggan. Tapi, ini sekelas UIN instansi resmi pendidikan ga ada peraturan yang tegas buat ekternal masuk ke wilayah kampus,” jelas Nabillah, Jumat (16/6/2023).

Nabillah berharap pihak kampus dapat mengatasi hal ini dengan peraturan yang tegas demi kenyamanan bersama di area kampus.

“Mungkin, itu bisa jadi PR buat pihak kampus, buat lebih ngetata lagi peraturan eksternal supaya wilayah kampus aman dan nyaman,” pungkasnya.

Sependapat dengan Nabillah, Salah satu mahasiswa, Radhwa mengatakan Kurangnya petugas keamanan  di akses atau pintu masuk selain pintu utama yang langsung menghubungkan kampus ke pemukiman warga.

“Memang akses masuk ke UIN banyak, terlebih pintu-pintu masuk di depan Syarkum (Syariah dan Hukum) dan DPR (Di bawah Pohon Rindang). Padahal satpam di pintu utama tuh banyak, tapi kenapa ga ada yang jaga di pintu-pintu kecil seperti di depan Syarkum atau DPR,” tutur Radhwa, Jumat (16/6/2023).

Menanggapi hal tersebut, Petugas keamanan Fakultas Adab dan Humaniora, Kusniar mengatakan pengamen yang masuk lingkungan kampus biasa mengambil kesempatan ketika jam istirahat.

“Karena saat lagi lengah-lengahnya yang tugas. Jadi, mereka mencuri waktu, saat zuhur, jam-jam istirahat itu mereka masuk,” kata Kusniar saat diwawancarai Jurnalposmedia Senin (19/6/2023).

Lebih lanjut Kurniar menjelaskan masalah tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan menugaskan  petugas keamanan di setiap pintu akses ke pemukiman.

“Seharusnya, di setiap pintu di jaga. Masa satpam fakultas juga yang harus menjaga? Kan kalau satpam fakultas sebagai pelayan fakultas, belum lagi yang di kelas. Seharusnya, yang di depan (petugas keamanan) itu di bagi-bagi,” pungkasnya.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments