Tue, 16 April 2024

Pemindahan FEBI ke Kampus UIN 2 Masih Tahap Wacana, Ramdan Budiana: Seluruh FEBI akan Pindah Bersama

Reporter: Sri Wahyuni dan Siti Hanif F | Redaktur: Zahra Pajriyanti A | Dibaca 368 kali

Wed, 15 November 2023
Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di Kampus 1 UIN Bandung. (Sumber Foto: Perencanaan.uinsgd.ac.id)

JURNALPOSMEDIA.COM- Program pemindahan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Bandung ke kampus dua masih dalam tahap wacana. Meskipun menjadi agenda awal pimpinan, pelaksanaannya diusahakan dapat terwujud pada tahun 2024.

Ketua Subag Rumah Tangga, Ramdan Budiana mengungkapkan pembangunan kampus dua masih berlangsung hingga saat ini dan diharapkan selesai pada akhir tahun.  Ia merasa pengadaan mebel dan fasilitas pembelajaran menjadi  tantangan tersendiri untuk pemindahan FEBI ke kampus dua.

“Kalau pun udah selesai kita kan harus pengadaan meblernya (fasilitas atau peralatan kegiatan pembelajaran) dan pengadaannya juga tidak gampang. Jadi agenda ini belum tahu kepastiannya, ya mudah-mudahan lancar,” ungkapnya saat di wawancarai Jurnalposmedia, Rabu (1/11/2023).

Ia menjelaskan gedung baru di kampus dua belum dapat diisi, mengingat belum adanya keputusan resmi dari rektor dan masih menjadi pertimbangan. Hal tersebut dikarenakan kondisi gedung di kampus satu yang dianggap kurang memadai.

“Adanya pertimbangan pimpinan tersebut melibatkan kebutuhan mahasiswa, termasuk keluhan terkait jadwal malam. Kemungkinan pindahnya fakultas lain untuk mengisi gedung tersebut juga tidak dikecualikan,” jelasnya.

Salah seorang mahasiswa jurusan Manajemen, Muhammad Saddam Husaen mengutarakan pendapatnya yang setuju dengan pindahnya Febi ke kampus 2. Menurut Saddam jika Febi pindah akan lebih enak, meskipun di kampus 2 tempatnya panas dan belum tahu gedungnya akan seperti apa.

“Menurut Saddam sih bagus, soalnya kelas di Febi kurang banget. Suka ada yang bentrok jadwalnya, masa ada kelas malam kalau di jadwal aslinya sampai jam 9 malam. Kalau ke kampus dua sih emang tempatnya panas terus belum tahu gedungnya seperti apa, tapi kalau pindah kayanya lebih enak,” tutur Saddam.

Selain itu, Ramdan mengatakan bahwa pihak kampus berharap semua civitas akademika dapat memperoleh fasilitas yang layak dan memadai. Sementara persiapan untuk pindah belum dilakukan secara matang, yang mana pembangunan gedung hampir mencapai 100 persen.

“Pihak kampus berusaha semaksimal mungkin agar gedung dapat selesai akhir tahun ini dan fasilitas pendukung pembelajaran dapat diisi tahun 2024. Meskipun gedung hampir selesai, masih ada banyak yang perlu diperbaiki di sekitarnya, termasuk jalan-jalan yang belum diperbaiki,” tuturnya.

Dalam menjawab wacana perpindahan, ia sebagai pelaksana siap melaksanakan tugas sesuai keputusan pimpinan, meskipun saat ini masih di tahap pembangunan dan tanggung jawab lainnya.

“Walaupun gedung diharapkan selesai tahun ini, fasilitas tambahan seperti taman dan parkiran masih dalam tahap perencanaan. Terkait pindah, pemahaman bahwa seluruh fakultas FEBI akan pindah bersama, bukan secara sebagian-sebagian,” pungkasnya.

Salah seorang mahasiswa jurusan Akuntansi yang berinisial F mengungkapkan setuju Febi dipindahkan ke kampus 2 jika fasilitas yang akan didapatkan lebih memadai dan lebih baik dari yang sekarang. Sebab, banyak yang perlu dibenahi salah satunya yang sering dikeluhkan ialah kelas.

“Aku setuju, kalau fasilitas yang akan didapatkan nanti di kampus 2 lebih memadai dan lebih baik lagi daripada yang sekarang. Febi itu memang fakultas baru dan peralihan dari syarkum (Syariah dan Hukum) makanya masih banyak yang perlu dibenahi. Hal yang paling menonjol dan sering dikeluhkan mahasiswa Febi di tahun pelajaran sekarang adalah ruangan kelas,” ungkapnya.

F kembali menjelaskan bahwa dengan adanya kelas karyawan yang mana selesai sampai jam 21.00 WIB, sementara batas diperbolehkan menggunakan ruangan kelas sampai waktu maghrib menjadi kesulitan tersendiri. Terlebih banyak mata kuliah yang perlu dilangsungkan secara tatap muka bukan secara online.

“Di tahun sekarang banyak banget jadwal kuliah di jam jam karyawan sampai jam 9 malam, padahal kebijakannya sendiri batas diperbolehkan menggunakan ruangan kelas itu adalah waktu maghrib. Itu aja udah menjadi kesulitan tersendiri, soalnya banyak mata kuliah yang menurut aku perlu dilangsungkan dengan tatap muka seperti sub bab perhitungan yang kasang kalau dijelasin secara online agak kurang,” tuturnya.

Selain itu, F berharap dengan pindahnya Febi ke kampus 2 akan lebih tertata lagi dan fasilitas-fasilitasnya yang lebih memadai lagi untuk digunakan sebagai pendukung perkuliahan nantinya.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments