Sat, 9 May 2026

Nona Kecil Terusik

Reporter: Nur Ai'ni Widianti/Kontributor | Redaktur: | Dibaca 692 kali

Sumber: Pinterest

Pagi ini Nona kecil masih terpejam

Dengan hangatnya selimut

Yang memeluk tubuh mungilnya

Terlihat tenang seakan dunia ini damai

 

Kedamaian yang hanya sementara

Percikan amarah yang memekakkan telinga terdengarnya

Begitu menyakitkan bagi telinga lembutnya pagi ini

Mengusik ketenangan yang sedang tercipta

 

Amarah apa datang sepagi ini?

Oh! Amarah orang dewasa rupanya kembali lagi

 

Orang dewasa itu kenapa sih?

Sepagi ini harus ya berteriak mengalahkan lantunan burung yang merdu?

Harus ya percikan amarahnya mengalahkan panasnya matahari?

Harus ya mengusik tentramnya sang pagi?

 

Egois sekali merenggut pagi yang indah milik si Nona kecil..

Bagikan :

Tinggalkan komentar pertama