Menggapai Lailatulqadar di Tengah Pandemi Bersama Jumanji

JURNALPOSMEDIA.COM – Bidang Intelektual dan Sosial Hima Jurnalistik kembali menggelar Jurnalistik Mari Mengaji (Jumanji) secara luring, Jumat (8/4/2022) di Masjid Ikomah UIN Bandung. Jumanji bertemakan “Tadarus Bersama serta Mencari Keistimewaan Lailatulqadar” diisi oleh Ketua Umum dari UKM Lembaga Dakwah Mahasiswa, Malikussaleh sebagai pemateri.

Kegiatan ini dimulai dengan tadarus, yaitu membaca bersama surah Al-Alaq sampai surah An-Nas, kemudian membahas tajwid dari surah tersebut. Rangkaian acara selanjutnya adalah kultum membahas tentang keistimewaan lailatulqadar.

Malikussaleh menjelaskan, pada surah Al-Qadr, Allah SWT menggambarkan lailatulqadar sebagai malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Jadi, ketika kita beramal saleh pada malam itu, maka akan mendapatkan pahala seperti melakukannya selama seribu bulan.

Ia melanjutkan, keistimewaan lailatulqadar lainnya adalah terdapat banyak keberkahan dan diampuninya segala dosa bagi siapa pun yang menghidupkan malam tersebut. Namun, hanya Allah SWT yang mengetahui waktu datangnya lailatulqadar dan siapa yang akan mendapatkannya.

“Ada yang beranggapan lailatulqadar jatuh pada malam ke-21 Ramadan, ada juga yang beranggapan pada malam ke-27 Ramadan. Meskipun demikian, Rasulullah SAW memberi spoiler bahwa lailatulqadar datang pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan,” jelasnya.

Selain itu, Kata Malikussaleh, bulan Ramadan harus menjadi kesempatan untuk banyak berbuat baik dan beribadah. Menurutnya, melakukan maksiat hanya akan mendapat dosa yang lebih besar dari pada malam biasanya.

“Kalau di bulan Ramadan kita tidak bisa beribadah lebih banyak dari pada hari-hari biasanya, setidaknya kita jangan melakukan maksiat yang sama seperti hari-hari biasanya,” pungkasnya.

Rekomendasi
Leave A Reply

Your email address will not be published.