Mahasiswa Keluhkan Penyediaan Tempat Sampah yang Minim di UIN Bandung

JURNALPOSMEDIA.COM – Aktivitas akademik UIN Bandung yang telah berjalan secara luring membuat ragam bentuk kegiatan mahasiswa mewarnai suasana kampus. Keramaian itu justru membuat sisi lain kampus yang tidak terungkap muncul, salah satunya penyediaan tempat sampah.

Sejumlah mahasiswa berkomentar tentang minimnya tempat sampah yang tersedia di lingkungan UIN Bandung, hal tersebut membuat mereka kesulitan dalam membuang sampah, salah satunya, mahasiswa Program Studi Sosiologi, Irgi.

“Tempat sampah sulit ditemukan, seperti kemarin, saya kebingungan mencari tempat sampah untuk membuang sampah gorengan karena sulit, jadi harus disimpan dulu di kantong,” ujarnya kepada tim Jurnalposmedia Kamis, (15/9/2022).

Penyediaan tempat sampah yang belum memadai, tentunya dapat mengakibatkan sampah menjadi menumpuk. Apabila hal ini terjadi, sampah akan berceceran dan kemudian mengganggu keasrian lingkungan belajar mengajar disekitar kampus.

Irgi juga mengatakan, sejauh yang ia temukan, tempat sampah hanya diletakkan di gedung-gedung sentral saja, seperti gedung fakultas, gedung rektorat, atau di perpustakaan. Hal ini menyebabkan kurangnya efektivitas terhadap penempatan tempat sampah di lingkungan UIN Bandung.

“Kalau secara efektivitas kurang karena penempatannya hanya di gedung-gedung sentral,” katanya.

Irgi juga menyarankan agar pihak kampus dapat mencermati hal tersebut dan mempertimbangkan untuk menambah akses penyediaan tempat sampah khususnya pada tempat yang sering dikunjungi oleh mahasiswa.

“Sarannya, ditambah akses tempat sampah dan diperhatikan juga penempatannya di tempat tongkrongan mahasiswa,” pungkasnya.

Selain itu, Mahasiswi Program Studi Administrasi Publik, Siti turut mengungkapkan sarannya terkait penempatan tempat sampah di lingkungan kampus. Ia berkata, soal pentingnya kehadiran tempat sampah di setiap depan ruang kelas dan penempelan label sesuai dengan pembagiannya.

“Aku sering banget mau buang sampah, tapi tempatnya nggak sesuai, misalnya mau buang sampah plastik, tapi adanya tempat sampah organik. Sebaiknya, tempat sampah dilabeli sesuai dengan penempatannya dan juga diperbanyak lagi agar isinya tidak menumpuk,” pungkasnya.

 

Reporter: Farsya Sabila dan Annisa Azzahra I Redaktur: Siti Barkah 

Rekomendasi
Leave A Reply

Your email address will not be published.