Sat, 18 May 2024

LPM Cipadung Adakan Gelar Budaya Khas Sunda Sebagai Upaya Pelestarian

Tue, 18 October 2022
LPM Cipadung Adakan Gelar Budaya Khas Sunda Sebagai Upaya Pelestarian.

JURNALPOSMEDIA.COM— Sebagai upaya pelestarian budaya Sunda, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Cipadung kembali mengadakan Gelar Budaya yang ke-4 setelah dua tahun sempat ditiadakan.  Acara ini mengangkat tema ‘Sareundek Saigel Sabobot Sapihanean’,  bertempat di Teras Sunda Cibiru, Kota Bandung, Minggu, (16/10/22).

Tema yang dibawakan tersebut memiliki makna bahwa setiap pekerjaan jika dikerjakan bersama-sama akan ada penyelesaian dan titik baiknya. Acara ini juga merupakan puncak dari kemeriahan memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan melibatkan masyarakat dari masing-masing perwakilan 18 Rukun Warga (RW) Cipadung.

Ketua LPM Cipadung, Cahyadi Rahmatullah, mengatakan, Gelar Budaya  merupakan upaya untuk melestarikan dan menggali kembali khususnya budaya Sunda untuk kalangan anak muda.

“Menggali budaya yang terlupakan seperti bonang, sebagai bentuk melek juga untuk anak-anak zaman sekarang,” ujarnya.

Selain itu, kaya Cahyadi, adanya acara Gelar Budaya diharapkan dapat menarik perhatian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung untuk lebih terbuka terhadap budaya-budaya Sunda yang mulai terlupakan. 

Sebagai upaya mewujudkan atensi itu, Cahyadi juga berharap masyarakat Cipadung dapat memelihara serta apresiatif terhadap kegiatan budaya Sunda.

“Harapannya semoga warga Cipadung bisa lebih aware (sadar) memelihara budaya Sunda dan apresiatif dalam segala kegiatan. Semoga pemerintah setempat atau Disbudpar bisa merespons keinginan warga yang ingin mempunyai sanggar budaya yang lebih beragam dan besar. Diperhatikan lagi fasilitasnya,” pungkasnya.

Salah satu partisipan Gelar Budaya, Lina Marlina menyampaikan, acara ini juga melibatkan dan mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat dengan memfasilitasi berupa bazar di area Teras Sunda.

“Untuk stand makanan itu para masyarakat dikasih tempat setiap RW satu stand tanpa dipungut biaya, untuk UMKM lokal yang sedang lewat pun dipersilahkan untuk berdagang di sana. Penyediaan stand dagang ini pun sebagai bentuk aspirasi untuk masyarakat,” tuturnya.

Lina juga berharap acara Gelar Budaya dapat diadakan setiap tahun dan khusus menampilkan budaya Sunda.

“Harapannya supaya diadakan setiap tahun kalau bisa budaya sunda semuanya, karena ini kan teras sunda, jadi yang ditampilkannya yang khas Sunda saja,” pungkasnya.

 

Reporter:  Siti Hanif Fidriyanti  dan Siti Mariyam I Redaktur: Siti Barkah

 

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments