Sat, 13 July 2024

FORDEM: “Tegaskan Kinerja Birokrasi!”

Reporter: Syfa Qulbi Anaslia | Redaktur: Riska Yunisyah Imilda | Dibaca 229 kali

Tue, 21 February 2017

Forum Demokrasi Mahasiswa (FORDEM) menggelar aksi yang bertujuan untuk menegaskan kembali kinerja birokrasi UIN Bandung, Selasa, (21/02/107). (Syawal Febrian/Jurnalposmedia)

JURNALPOSMEDIA.COM – Forum Demokrasi Mahasiswa (FORDEM) menggelar aksi dengan tema “Birokrasi Ngawur – Mahasiswa Tidur” pada Selasa, (21/02/2017). Aksi ini bertujuan untuk menegaskan kembali kinerja birokrasi UIN Bandung dibawah pimpinan Mahmud. Berlangsung sejak pukul 10.30 dari start Di Bawah Pohon Rindang (DPR) hingga dilanjutkan longmarch ke setiap fakultas dan berakhir di Gedung Rektorat.

Akhir-akhir ini kampus UIN Bandung di sambangi oleh Badan Pengawasan Keuangan (BPK), kedatangannya bukan untuk menobatkan UIN sebagai kampus yang bersih dari praktek korupsi. Namun, menunjukkan berbagai kebobrokan birokrasi dalam menjalankan kinerja yang seharusnya sesuai dengan prinsip akuntabilitas, transparan, penjaminan mutu serta efektif dan efisiensi.

Menurut Ketua Umum FORDEM, Habibi “Dengan aksi ini kita berharap bisa bertemu dengan jajaran birokrasi, sekaligus mengundang langsung untuk menjelaskan perihal yang harus di sosialisasikan kepada mahasiswa, jika tidak ada jawaban maka kami akan menunggu sampai di beri penjelasan se gamblang-gamblangnya.”

Dalam aksi ini ada beberapa tuntutan diajukan diantaranya, tingkatkan pelayanan akademik yang berkualitas, berhentikan dosen yang tidak kompeten dan melanggar kode etik sebagaimana mengacu pada ayat 1-5 pasal 78 BAB VI UU no. 14 Tahun 2005. Menerapkan transparasi anggaran pengelolaan akademik, kembalikan fungsi gedung atau kawasan sebagaimana mestinya. Membenahi segala pengelolaan sistem yang berhubungan dengan kampus, pangkas habis tindak praktek korupsi hingga ke akar-akarnya, profesionalitas dosen harus diutamakan serta penjelasan tugas dan fungsi wakil rektor.

Jajaran birokrasi harus menyesuaikan dan memperlihatkan kepeduliannya terhadap isu-isu yang ada di kampus serta keluh kesah mahasiswa yang tertampung dalam surat terbuka dan aspirasi gagasan. Salah satu mahasiswa Jurusan Sejarah Peradaban Islam, Hamdani Haliman yang mengikuti aksi ini mengemukakan protes,“Yang jelas kampus UIN di jatuhkan dengan harga dirinya oleh tataran rektorat, yang tidak merampungkan masalah kampus.”pungkasnya.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments