Sun, 21 April 2024

Fakhri Fadlurrohman: Diskusi Tanpa Aksi Hanyalah Sia-Sia

Reporter: Riki Baehaki | Redaktur: Nazmi Syahida | Dibaca 213 kali

Wed, 6 March 2019
Diskusi “Menyikapi Situasi Pendidikan Tinggi Hari Ini” oleh Fakhri Fadlurrohman, di Sekkretariat Jurnalistik Gedung Student Center (SC) UIN Bandung. Selasa, (5/3/2019). (Riki Baehaki/Jurnalposmedia)

JURNALPOSMEDIA.COM–Diskusi bertemakan “Menyikapi Situasi Pendidikan Tinggi Hari Ini”, dipandu oleh Mahasiswa Jurnalistik 2017, Fakhri Fadlurrohman. Diskusi tersebut digelar oleh Bidang Nalar dan Intelektual Himpunan Mahasiswa (HIMA) Jurnalistik UIN Bandung, di Gedung Student Center (SC) UIN Bandung, Selasa, (05/03/2019).

Diskusi ini merupakan sebuah upaya untuk memajukan budaya literasi di kalangan mahasiswa UIN Bandung, terkhusus mahasiswa Jurnalistik. Sehingga diskusi ini dapat membuat mahasiswa berpendapat dan bertukar pikiran mengenai tema yang diangkat.

Selaku pemantik diskusi, Fakhri mencoba untuk menggali aspirasi para mahasiswa ketika menjalankan kegiatan di kampus. Lalu, ditampung dan mencari solusi dari akar setiap masalah yang diutarakan oleh peserta diskusi.

“Saya memicu agar mahasiswa aktif dalam merespon segala keresahan mereka. Membicarakannya dalam forum diskusi, sehingga melahirkan aksi, baik itu  mengkritisi dengan tulisan atau bahkan dengan terjun langsung ke lapangan melakukan demonstrasi dengan massa yang banyak dan terorganisir tanpa diembel-embeli kepentingan organisasi apapun juga aksi-aksi lain,” ungkapnya.

Salah satu peserta diskusi, Aking Mudzakir berpendapat bahwa diskusi ini merupakan suatu tamparan keras untuk membangkitkan kembali semangat mahasiswa sebagai agen perubahan. Diskusi ini merupakan cara agar permasalahan menjadi terungkap, fakta-fakta jadi terlihat, dan solusi pun terjawab.

Aking menambahkan, tinggal aksi nyatanya saja yang mesti dilakukan dengan baik, sesuai dengan kemampuan setiap individu mahasiswa itu sendiri. Ini merupakan tugas bersama, jangankan untuk memperbaiki sistem pendidikan tinggi yang sudah berjalan di Indonesia, tentu membutuhkan dukungan dari semua lapisan mahasiswa.

Aking berharap, semoga forum diskusi ini tidak menjadi ajang unjuk kecerdasan mahasiswa yang tidak memberikan titik terang atau solusi atas sebuah permasalahan, “Semoga forum diskusi ini tidak pernah berhenti. Agar intelektual mahasiswa, terkhusus warga jurnalistik tidak pernah mati,” tuturnya.

Hal senada pun diungkapkan Fakhri agar diskusi ini bukan sebatas diskusi tanpa aksi, bukan malah menjadi kesia-siaan belaka, “Oleh karena itu semoga mahasiswa tidak lagi berdiam diri dan menggerutu atas ketidakadilan dan kekurangan di kampus tercinta ini,” tutupnya.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments