Dema-U Kembali Gelar Vaksinasi Dengan Target 3.000 Dosis Per Harinya

JURNALPOSMEDIA.COM – Gelar vaksinasi serentak bersama Polda Jabar, Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Bandung (Dema-U) menargetkan 3.000 dosis per harinya dari total keseluruhan dosis sebanyak 53.547. Target peserta mahasiswa dan masyarakat umum, kegiatan ini dimulai pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB di Gedung Anwar Musaddad, Rabu (22/9/2021).

Selain bekerja sama dengan Polda Jabar, Dema-U juga menggandeng Kecamatan Cibiru, Polri, dan juga berbagai Kelurahan di Cipadung melalui karang tarunanya. Meskipun banyak pihak yang dilibatkan, Dema-U tetap kekurangan tenaga kesehatan yang berdampak pada pemunduran waktu pelaksanaan.

Seperti yang diungkapkan Dirjen Kementrian Sosial dan Kebudayaan Dema-U, Jaka Mamo. Dirinya mengaku sempat kekurangan vaksinator, tenaga kesehatan, dan juga aparat keamanan.

Selayang pandang, koordinator tim vaksinator Polda Jabar, AKBP Ani Rasiani, menjabarkan tujuan melakukan vaksinasi serentak ini.

“Tujuan vaksinasi itu tidak hanya menyembuhkan, tetapi untuk mencegah terdampak Covid-19 sehingga mahasiswa dapat mempersiapkan berlangsungnya pembelajaran secara offline. Selain itu, tujuan vaksinasi juga yaitu membentuk herd immunity,” jabar Ani kepada Jurnalposmedia, Rabu (22/9/2021).

Lebih lanjut, Ani mengaku akan menggelar vaksinasi tahap dua di tempat yang sama. Rencananya akan digelar kembali pada 20 Oktober mendatang.

Persiapan dalam vaksinasi serentak ini terbilang cukup matang. Salah satu Nakes Polda Jabar, Yudo Kresno mengatakan telah menyiapkan semuanya dari mulai alat-alat hingga observasi.

“Untuk persiapannya semua sudah disiapkan. Dari alat-alatnya sudah disediakan. Pertama dari vaksin kemudian petugas-petugasnya, pendaftaran, screening, vaksinator, vaksin suntikannya, dan terakhir observasi,” katanya.

Pihak Nakes juga melakukan promosi dan memberikan penyuluhan terhadap masyarakat agar mengikuti vaksinasi. Yuda mengatakan bahwa akhir-akhir ini terdapat banyak peminat vaksinasi dibandingkan sebelumnya.

“Sebelumnya, vaksinasi ini memiliki kurangnya peminat. Akan tetapi saat ini sudah banyak sekali peminat yang ingin melakukan vaksinasi,” pungkas Yuda.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.