Tue, 16 April 2024

Dema Fisip Gelar Seminar Lingkungan dan Penanaman Pohon, Angkat Isu Pentingnya Menjaga Kelestarian Lingkungan

Reporter: Sylva Anggraeni | Redaktur: Silmy Kaffah Mardhotillah | Dibaca 180 kali

Sun, 25 February 2024
Peserta melaksanakan seminar lingkungan di Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. (Sumber foto: Rachman Alizar/Jurnalposmedia).

JURNALPOSMEDIADewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) menggelar seminar lingkungan dan penanaman pohon pada Sabtu, (24/02/2024). Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Mengangkat tema “Menanam Asa, Menyelamatkan Alam. Bersama Kita Lestarikan, Untuk Masa Depan Keberlanjutan”, kegiatan ini dibuka untuk seluruh mahasiswa UIN Bandung untuk mempelajari lebih lanjut tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Para peserta mendapatkan pengetahuan dan motivasi baru mengenai bagaimana berkontribusi dalam upaya pelestarian alam.

Ketua Pelaksana, Indra Rinjani menjelaskan makna tema yang diangkat yaitu pentingnya menjaga kelestarian lingkungan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

“Makna dari tema yang kami ambil tersebut pada intinya ketika suatu alam ataupun lingkungan perlu untuk dijaga dirawat, kita selamatkan untuk di kemudian hari baik itu untuk anak cucu kita ataupun regenerasi yang akan datang mungkin itu tujuan daripada tema yang kami ambil,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan besar harapannya seminar ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa untuk mendapatkan relasi dan pengalaman, yaitu pengalaman sosial dan bermasyarakat. Sehingga tercipta sebuah kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat yang diharapkan menjadi berkah bagi keduanya.

Adapun dua narasumber inspiratif yang turut mengisi acara tersebut yaitu Aktivis Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Enjang Juju dan Kabid P3HL Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Robby Dewantara.

Selain itu, acara seminar ini juga turut melibatkan pemerintahan desa setempat, Komunitas Paser dari Badega Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, serta seluruh mahasiswa Fisip UIN Bandung.

Salah satu peserta seminar, Hari Ardiana Falah, menuturkan dari seminar inilah ia mengetahui bagaimana membangun kesadaran bagi mahasiswa untuk cinta terhadap lingkungan. Menurutnya, manusia akan kembali lagi pada alam dan akan menaruh kembali kehidupan pada alam.

Ia juga menambahkan pada dasarnya alam akan menjadi lebih baik, ketika kita baik juga terhadap alam. Alam akan memberikan apa yang kita inginkan ketika kita memberikan apa yang kita punya terhadap alam itu sendiri.

Terakhir, Hari mengungkapkan harapan agar kegiatan ini terus berlanjut dan bisa bermanfaat untuk masyarakat.

“Harapan terbesar saya supaya penghijauan ini akan terus berkelanjutan dan tidak terhenti di sini saja karena kebutuhan kita sebagai manusia itu adalah oksigen karena bisa kita ukur bahwa kebutuhan kita untuk bernapas itu sekitar 1.000 kg per hari,” tutupnya.

Bagikan :
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments