Zakatku Kembali Ingatkan Pentingnya Gizi

JURNALPOSMEDIA — Setelah sukses mengadakan Bakti Sosial berbagi makanan bergizi, Zakatku kembali mengadakan “Festival Gizi” volume kedua dengan menggelar seminar Parenting Gizi dengan tema “Chit and Chat Tentang Gizi dan Tumbuh Kembang Anak” Bertempat di Gedung Rabbani, Jl. Buah Batu 2, Bandung, Sabtu (22/12/2018).

Seminar ini turut menghadirkan Haris Nurdina Sofyan dan Putri Lisda Pratewi selaku Dietisien RSUD Al- Ihsan dan ahli gizi sebagai pembicara. Melalui acara ini, zakatku berharap Sumber Daya Manusia di Indonesia semakin meningkat. Karena salah satu upaya untuk mencerdaskan bangsa melalui peningkatan gizinya.

“Gizi ini menjadi salah satu tolak ukur mulai dari kesehatan fisik dan kecerdasan seorang anak, Karena Indonesia masih kekurangan SDM, dan SDM dipengaruhi oleh kesehatan fisik dan otak. Sementara fisik dan otak dipengaruhi oleh gizi. Maka diadakan seminar ini,” Ucap Ilham Muhammad Firdaus, salah satu perwakilan dari zakatku.

Ilham juga berharap, agar ibu-ibu PKK yang hadir dalam seminar ini dapat membagikan semua ilmu yang didapatnya kepada seluruh masyarakat di daerahnya masing-masing. Sehingga masyarakat di daerahnya memahami betapa pentingnya gizi.

Berbicara tentang pentingnya gizi, Putri Lisda Pratewi selaku ahli gizi megatakan bahwa gizi yang baik adalah gizi yang seimbang dengan kebutuhannya. “Gizi yang baik adalah gizi yang seimbang. Sehingga asupan gizi sama kebutuhannya sama. Jadi gizinya tidak banyak diasupan, atau kebutuhannya berlebih, tapi gizinya kurang. Jadi gizi yang baik harus berimbang.” Ucapnya yang ditemui seusai acara.

Meskipun gizi merupakan salah satu faktor utama kesehatan fisik dan otak  yang sehat, tetapi oknum masyarakat masih belum menyadari pentingnya gizi. Putri pun menambahkan bahwa masalah kekurangan gizi bukan hanya diakibatkan oleh infeksi dan asupan, dilihat lebih dalam ternyata pengetahuan dan pendidikan sebagai salah satu penyebabnya. Putri juga menambahkan bahwa seharusnya dapat mengedukasi masyarakat mulai dari lingkungan terkecil. Apabila taraf pengetahuan meningkat, lalu pola asuh meningkat, maka pemberian zat gizi pun akan lebih baik lagi.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.