WED 2020: Menyorot Krisis Keanekaragaman Hayati

JURNALPOSMEDIA.COM – Krisis keanekaragaman hayati menjadi salah satu masalah lingkungan yang perlu banyak dikaji. Kelangkaan hingga kepunahan terhadap berbagai jenis hewan dan tumbuhan ini bisa disebabkan oleh peristiwa alam seperti perubahan iklim, hingga diakibatkan ulah tangan manusia yang melampaui batas.

Misalnya semakin banyaknya deforestasi atau hilangnya hutan akibat kegiatan manusia, dan alih fungsi hutan menjadi perkebunan. Serta, pemburuan hewan-hewan langka. Jika hal tersebut terus digerus, keanekaragaman hayati akan terancam. Seperti yang dikutip dari foresteract.com, keanekaragaman hayati merupakan segala bentuk kekayaan atau bentuk kehidupan di bumi.

Baik itu hewan, tumbuhan, mikroorganisme, genetika yang dikandungnya, maupun ekosistem, serta proses-proses ekologi yang dibangun menjadi lingkungan hidup. Lebih lanjut, bertepatan pada Hari Lingkungan Sedunia 2020 pada dua hari lalu, negara Colombia ditetapkan menjadi tuan rumah dari peringatan tersebut.

Dilansir fimela.com, Colombia dipilih sebagai tuan rumah karena menampung hampir 10 persen biodiversitas dalam kemitraannya dengan Jerman. Hal itu pula yang menjadikannya salah satu negara megadiverse dunia.

Kilas Sejarah World Environment Day

Berkaca pada sejarahnya, sejak 1974, tanggal 5 Juni ditetapkan sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Namun, World Environment Day (WED) digagas pertama kali pada 1972 dalam konferensi Stockholm di Swedia. Konferensi tersebut merupakan konferensi besar pertama yang mengangkat isu-isu tentang lingkungan hidup.

Pada peringatan tahun ini, United Nations Environmet Programme (UNEP) atau program pelestarian lingkungan dari PBB mengangkat tema Time for Nature dengan fokus utama mengkampanyekan keanekaragaman hayati. Lewat tema yang diangkat pada peringatan WED tahun ini, UNEP mengajak masyarakat global untuk menjaga dan melestarikan biodiversitas di bumi.

Sebagai manusia, kita diingatkan untuk senantiasa melindungi dan melestarikan jutaan spesies hewan dan tumbuhan yang terancam punah. Keanekaragaman hayati yang merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia memang sudah seharusnya dijaga untuk keseimbangan makhluk hidup yang ada di bumi ini, karena jika bukan oleh kita, mau siapa lagi?

Leave A Reply

Your email address will not be published.