UIN Bandung Melepas 5.232 Peserta KKN-DR Sisdamas 2020

JURNALPOSMEDIA.COM – Pelepasan Kuliah Kerja Nyata dari Rumah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (KKN-DR Sisdamas) UIN Bandung resmi digelar pada Sabtu (25/7/2020). Jumlah peserta KKN di tahun ini mencapai 5.232 mahasiswa yang terbagi menjadi 378 kelompok di bawah bimbingan 126 orang dosen pembimbing.

Di tengah pandemi virus Covid-19, teknis pelaksanaan KKN dilakukan dari rumah. Keputusan tersebut merujuk pada regulasi Surat Keputusan (SK) empat menteri. Yakni, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri dalam Negeri.

Diselenggarakan melalui aplikasi Zoom dan siaran langsung Youtube, Ketua Lembaga Penelitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Bandung, Husnul Qodim menyampaikan dalam sambutannya bahwa KKN-DR Sisdamas 2020 bersifat individual. Peserta KKN diwajibkan berkarya dan mengabdi di masyarakat lingkungannya sendiri.

“Kita maklumi pelaksanaan KKN 2020 ini berdasarkan instruksi dan edaran pemerintah bahwa KKN harus dilaksanakan dari rumah. Sedangkan untuk pelaksanaannya, yaitu bersifat individual dengan berkarya dan mengabdi dengan lingkungan rumahnya sendiri,” tuturnya.

Husnul mengatakan, pihak LP2M UIN Bandung memberikan fasilitas berbentuk subsidi kuota internet kepada peserta KKN-DR Sisdamas pada Kamis (23/7/2020) dan Jumat (24/7/2020). Adapun subsidi tersebut bekerjasama dengan lima provider yaitu Telkomsel, XL, Axis, Indosat dan Tri.

“Distribusi kuota ini kami lakukan pada tanggal 23 dan 24 kemarin. Memang masih ada mahasiswa yang belum menerima untuk yang nomor provider-nya Xl dan Axis. Jadi diharap untuk menunggu karena panitia harus ke Jakarta untuk memprosesnya,” jelasnya.

Salah satu peserta KKN-DR Sisdamas dari jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik UIN Bandung, Dhita Dewitri, mengungkapkan kesiapannya guna melaksanakan pengabdian di Kelurahan Dayeuhkolot, Bandung. Di antaranya mempersiapkan program serta urusan administrasi yang diperlukan.

“Paling kalau dari administrasi sih surat izin, terus habis itu menyiapkan program yang cocok. Kebetulan karena di petunjuk teknis ada ketentuan berkaitan dengan Covid-19, saya berencana untuk memberi wawasan cuci tangan ke anak kecil, sisanya melatih anak menulis,” ungkapnya.

Rektor UIN Bandung, Mahmud, berharap KKN-DR Sisdamas 2020 dapat berjalan sesuai dengan protokol kesehatan dan tetap optimal meski Covid-19 tengah mewabah.

“Kesehatan dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kegiatan KKN-DR. Selain itu, dengan pelaksanaannya yang dari rumah, kita membantu menekan angka penyebaran virus dan membantu banyak pihak yang kita selamatkan dengan pelaksanaan KKN-DR,” tutupnya.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.