Tumbuhkan Rasa Kepedulian Melalui Jurnalistik Peduli (JUPE)

JURNALPOSMEDIA.COM-JUPE atau Jurnalistik Peduli merupakan salah satu program kerja bidang nalar dan intelektual Himpunan Mahasiswa (Hima) Jurnalistik UIN Bandung, dilaksanakan rutin setiap hari rabu, dimulai (6/3/2019). Dalam kegiatan tersebut, bertujuan untuk mewadahi seluruh mahasiswa Jurnalistik dengan ikut terlibat guna membentuk dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.

Selain pelaksanaan yang dilakukan rutin setiap hari rabu, JUPE juga menyediakan website yang bertujuan untuk memberikan informasi seputar masalah yang terjadi disekitar, kegiatan kerelawanan, dan hasil donasi yang dinamakan BAPA JUPE (Bank Pahala Jurnalistik Peduli).

Siapapun dapat dengan mudah mengakses web JUPE untuk melihat transparansi hasil donasi hingga mendaftar menjadi relawan. Bentuk sumbangan yang dapat diberikan pada website maupun langsung yaitu berupa uang, buku bekas, pakaian layak pakai, dan barang-barang lainnya yang masih layak untuk didonasikan.

Kegiatan ini dimulai pada rabu, 6 Maret dan selanjutnya akan dilaksanakan rutin setiap hari rabu. dinamakan REDO (rebo donasi). Pada hari rabu, perwakilan dari setiap kelas mengumpulkan sumbangan, lalu dikumpulkan di bendahara JUPE. Selanjutnya, hasil donasi akan di tampilkan di website setiap hari kamis.

Tujuan kegiatan ini sesuai dengan harapan dari Penanggung Jawab JUPE, Ahmad Mudzakir menginginkan jurnalistik lebih peduli kepada masyarakat,

“Kemarin sudah sempat diskusi, dari hasil diskusi itu membutuhkan aksi, kegiatan ini sebagai wadah untuk menampung mahasiswa jurnalistik yang mempunyai jiwa kerelawanan yang kuat,” ujarnya.

Sekretaris bidang Nalar dan Intelektual, Liza Zahara menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang harus dievaluasi mengenai pelaksanaan JUPE pada hari pertama, “Target jumlah sumbangan masih kurang dan bentroknya bendahara kegiatan dengan jadwal kuliah menjadi beberapa hal yang perlu di evaluasi,” jelasnya saat diwawancarai Jurnalposmedia. Sabtu, (09/3/2019)

Salah satu mahasiswa jurnalistik, Suci Widya Ningsih mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan terobosan baru sehingga bisa mengingatkan untuk selalu berbuat kebaikan kepada sesama, dan menambahkan rasa peduli.

“Kegiatannya sudah bagus, tetapi dalam sosialisasinya masih kurang karena tidak ada intruksi langsung ke kelas-kelas, jadi teman-teman kurang mengerti, tapi sudah cukup tersampaikan lewat instagram Jurnalistik, lebih baik kalo disampaikan langsung agar lebih jelas,” tuturnya.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.