Tentang Hari Biasa

Di antara hari-hari yang selalu saya lewati, ada satu hari yang ingin sekali saya temui. Hari biasa.

Hari biasa yang cukup menyediakan tawa walau sekumpulan cemas selalu ada
Hari biasa yang selesai tepat pukul dua belas waktu jiwa-jiwa terjaga
Atau hari biasa yang hanya diisi satu dua tanya tentang mau apa dan kemana

Sayangnya hari biasa itu sudah lama tidak saya temui. Akhir-akhir ini banyak saya temui
hari yang panjang

Hari yang banyak diisi nafas panjang tanda ingin hilang
Hari dengan pagi dan malam yang paling kelam
Juga hari dengan segala hal yang memuakkan hingga mengerogoti rasa percaya diri secara
perlahan.

Namun, hidup yang terus menampakan realitas kejam nyatanya membawa gadis naif ini ke satu titik pendewasaan
Walau hari panjang itu masih terus saya temui, bahkan sampai sekarang
Pada akhirnya yang tersisa hanya pengertian bahwa hidup memang bentuk pengulangan
Baik sedih pun bahagia, keduanya bermakna, bukan?

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.