Browsing Category

Puisi

Catatan Sendu

Rapuh, Hati ini begitu rapuh Menyesal, Ya ku sungguh menyesal Rapuh dan sesal saling berbincang Mengapa hati ini masih terbelenggu Saat ingin lupakanmu Apakah kau tahu? Begitu terkoyaknya raga dan jiwaku Resah, membingkai di hariku…
Selengkapnya...

Sang Fajar

Sang fajar mendekap hangat embun-embun yang ragu Menyinari relung hati yang remang Tidak seperti fajar biasanya, tiba-tiba ia bertanya Dimanakah harapan itu bersimpuh? Dengan cepat aku menghampiri Aku genggam senyum sang fajar Lalu aku…
Selengkapnya...

Bersamamu

Berpikir kau ada disini Sudah menjadi khayalku Berpikir kau selalu menemaniku Sudah menjadi impianku Berpikir kau bersandar dibahuku Sudah menjadi keinginanku Tapi aku sadar semua takkan terwujud. Semua khayalku Semua impianku Semua…
Selengkapnya...

Kata Anak Muda

Akal rusak Sesak Berdesak Apakah kau tahu cemeti? Di neraka kalian akan dipecuti Bukan maksudku untuk menakut-nakuti Tapi ini realiti Prostitusi terselundup dengan dalih sama-sama menikmati "Ini sudah biasa", itu kata anak…
Selengkapnya...

Sabtu Malam

Buka matamu nona Lihatlah di luar sana Lelaki acap kali meminta jatah Lelaki itu memang serakah Tak sadar wanita dibuat pasrah Merayu dengan ini itu, agar kau mau Apa kau tahu? Itu hanya untuk memuaskan nafsu Hai nona, kau tahu sabtu malam?…
Selengkapnya...

Merdeka ?

Kau peringati hari merdeka Kaum buruh masih menderita Kau lantang bilang merdeka Petani kehilangan sawah Kau berani teriakkan merdeka Orangtuamu masih kau pinta Ini dan itu, kursi dan meja Apa dan segala Besok tujuh puluh dua…
Selengkapnya...