Browsing Category

Puisi

Wabah dan Alam

Alam yang dulu indah Sekarang menjadi luluh lantah Akibat ulah investor licik Yang memikirkan keuntungan Asap pabrik membuat udara tercemar Langit menjadi kotor Hutan menjadi abu Sungai menjadi neraka bagi ikan yang hidup di…
Selengkapnya...

Perjuangan Guru

Fajar menyingsing perlahan-pelan Semburat tidur pun kau tahan Menyampaikan ilmu pada anak asuhan Selalu sigap lawan kebodohan Ada perjuangan tersembunyi di setiap lembaran bukunya Bulan dan gemintang menjadi saksinya Tiap malam kau…
Selengkapnya...

Untukmu

Hai……. Makasih ya sudah ada dalam hidupku Makasih sudah ada dalam hari-hariku Dan makasih juga sudah membuat aku merasa terjaga Kamu orang yang aku cari Kamu orang yang buat aku happy Kamu orang yang selama ini aku nanti Dan kamu…
Selengkapnya...

Hari Ini

Kala itu asap kelabu membuncah Bunga-bunga hilang rekah Dunia tak ada suara Alam mengandung angkara Kami berada di tengah-tengahnya Diantara gejolak api Yang kulihat membakar segala ada Namun hanya ini yang aku bisa Pula kau…
Selengkapnya...

Rela

Kamu itu penuh teka-teki Yang sulit dimengerti Terkadang ingin pergi Terkadang ingin tetap disini Aku yang selalu setia menanti Kalau kamu, sesuka hati Aku yang selalu setia disini Kalau kamu, datang dan pergi Sulit menebak…
Selengkapnya...

Syair Hidup

Aku? Sastra. Terbentuk oleh darah dan derita. Aku? Sastra. Tersusun oleh kata yang terbata-bata. Kalimat indahku kusematkan untuk kaum-kaum yang tertindas. Sebagai bukti pembelaan akan hak mereka yang dirampas. Biarkan malam hinggap…
Selengkapnya...

Nirjudul

Aku bukanlah penyair Yang mampu merangkai kata Yang mampu membuat ribuan mata Terkesima dengan karyaku Aku hanyalah amatiran Di tengah panasnya dunia Menyebut diriku provokator Di antara para pengkhianat Belenggu yang mengikat…
Selengkapnya...