Browsing Category

Puisi

Ibu

Karya: Ibnu Robbul Farouqi Ibu sampaikah pesan itu padamu? Mereka yang dipaksa mati di tanah sendiri Benar dan salah tak ditimbang lagi Mereka yang dipaksa mati di tanah sendiri Ibu, mengertikah engkau sebagai ibu? Mereka yang…
Selengkapnya...

Pergi Darimu

Melangkah dan menghapus Melangkah untuk menghapus masa lalu Masa lalu yang sudah tak bersamaku Indah dan sedih, aku pergi darimu Menyenangkan saat itu Menyedihkan saat itu Apapun perasaan itu Aku akan meninggalkanmu Semangatku…
Selengkapnya...

Pilu Tuan Pohon

Katanya aku dibutuhkan Tapi sekarang mulai dihilangkan Katanya aku diperlukan Namun sekarang dicampakkan Aku sering hadir sebagai peneduh Dikala yang lain mengeluh Aku membawa kehidupan Tapi sekarang mulai dilupakan Semua tak…
Selengkapnya...

Miskin

Anak kecil itu terseok-seok Di antara sampah masyarakat yang penat Dengan kekurangan yang sudah melekat Lukanya terlihat sudah hitam pekat Tak pernah dianggap, tak sekalipun dilihat Perih, katanya muram Namun realita segera…
Selengkapnya...

Bencana Selalu Ada

Sejak lama tersusun rencana Membuat sebuah peratuan untuk berkuasa selamanya Tangan hampa tanpa perhiasan apapun sebagai ciri khas, Dan sudah menjadi identitas Namun harta yang dipendam melimpah bak air limbah Kotor, bergerombol dan…
Selengkapnya...

Mahasiswa

Mahasiswa Kamu itu apa Kamu siapa Lagi dan lagi Menyambung lidah petani Katanya penggerak perubahan Katanya pahlawan masyarakat Lagi dan lagi Terucap oleh sang dewi Turunkan! Turunkan! Apa kamu mau mati Untuk ibu…
Selengkapnya...

Bahagia Disini

hai apa kau bisa mendengarku? aku berada disampingmu sekarang kau terlihat bahagia sekarang tanpa aku hai apa ada yang menyapamu? dia yang berada dibalik pintu dia terlihat bahagia sekarang bersamamu aku bahagia disini ternyata Tuhan…
Selengkapnya...