Browsing Category

Puisi

Syair Hidup

Aku? Sastra. Terbentuk oleh darah dan derita. Aku? Sastra. Tersusun oleh kata yang terbata-bata. Kalimat indahku kusematkan untuk kaum-kaum yang tertindas. Sebagai bukti pembelaan akan hak mereka yang dirampas. Biarkan malam hinggap…
Selengkapnya...

Nirjudul

Aku bukanlah penyair Yang mampu merangkai kata Yang mampu membuat ribuan mata Terkesima dengan karyaku Aku hanyalah amatiran Di tengah panasnya dunia Menyebut diriku provokator Di antara para pengkhianat Belenggu yang mengikat…
Selengkapnya...

Sewinduku

Waktu begitu cepat berlalu Tak terasa sudah sewindu Mengajarkan banyak arti dari segala sesuatu Belajar memahami dari segala hal yang terjadi Dihadapkan dengan banyaknya pilihan Namun, hanya diberi satu kesempatan untuk memilih Pada…
Selengkapnya...

Padma Semu Merah

Bunga padma mengetuk sore dari atas telaga yang pasi. Bersemu merah, duduk di antara kabut dan lengking sunyi. Dari ikan kecil yang berteduh pada kakinya, Dari katak malang yang merebah pada bahunya, Ia berhasil menjadi sebaris…
Selengkapnya...

Arah Hati

Terkadang ku tak setuju Menolak apa yang dia inginkan Hanya bergelut dalam imajinasi Yang senantiasa menghantui Banyak pilihan dia berikan Dia hanya memberikan saran Ditolak berkali-kali Menemani dalam semua situasi Entah…
Selengkapnya...

Kepada Pilu

Bisa beritahu aku penyebab sendu matamu? Apa yang telah kau lalui hingga sedih selalu menghujani dadamu? Tak apa, jangan menangis. Tentu saja aku tahu itu sulit. Kamu melakukan segalanya dengan baik. Kuatlah! Sembunyikan lebam hatimu yang…
Selengkapnya...