Browsing Category

Sastra

Mahasiswa

Mahasiswa Kamu itu apa Kamu siapa Lagi dan lagi Menyambung lidah petani Katanya penggerak perubahan Katanya pahlawan masyarakat Lagi dan lagi Terucap oleh sang dewi Turunkan! Turunkan! Apa kamu mau mati Untuk ibu…
Selengkapnya...

Bahagia Disini

hai apa kau bisa mendengarku? aku berada disampingmu sekarang kau terlihat bahagia sekarang tanpa aku hai apa ada yang menyapamu? dia yang berada dibalik pintu dia terlihat bahagia sekarang bersamamu aku bahagia disini ternyata Tuhan…
Selengkapnya...

Terabaikan

“Andaikan bertambah lagi satu superhero di dunia ini, mungkin polisi hutan masuk ke dalam daftar nama salah satunya. Eksistensinya memang tak setara dengan POLRI, Brimob, bahkan TNI. Namun yang perlu kita ketahui bahwa ada orang yang…
Selengkapnya...

Saru

Dengarkan balada puan tentang babi-babi di kubangan Bisikkan pada alam kiranya daku menghujam bait-bait sendu Tidakkah tuan menyaksikan biri-biri kita yang lenyap kelaparan Aurum, cuprum, dan uranium kita yang dirampok bangsa Aseng Negeri…
Selengkapnya...

Sepuluh-Lima Puluh

Kudengar kemarin orang baik di panggil Tuhan Esok lusa mungkin dunia ini diisi orang-orang jahat Lantas kusodorkan sahaja soal pilihan ganda pada Tuhan “Omong-omong, Terbilang golongan manakah hamba?” Sertamerta Tuhan bungkam Pesanku…
Selengkapnya...

Reformasi Basi

Pejabat mulai berorasi Menghasilkan beberapa ilusi Rakyat pinggir tetap percaya Oleh kata yang tak kunjung nyata Marak pembunuh Sukma Seakan hal wajib terlaksana Caci maki lewat sosial media Tanpa malu tanpa rasa Heiii!! Tengoklah senja…
Selengkapnya...

Pilu Yang Membara

Aku bukanlah batu Yang keras dan tak berperasaan Aku bukanlah duri Yang disentuh akan menyakiti Beribu kelemahanku Seakan canda dan tawamu Beribu kali tangisanku Seakan hiburan untukmu Sehina itukah aku dimatamu? Serendah itukah aku bagimu?…
Selengkapnya...