Prototype Metro Kapsul Jadi Daya Tarik Wisatawan

Pengunjung padati Prototype Metro Kapsul di Alun-Alun Kota Bandung, Jalan Asia Afrika, Jumat (14/4/2017). Hadirnya Metro Kapsul tersebut menjadi daya Tarik wisatawan untuk mengisi libur panjang. (Jurnalposmedia/ Dian Aisyah)

Jurnalposmedia.com — Bandung memang kota dengan sejuta pesona, tak heran jika musim libur tiba banyak wisatawan yang berbondong-bondong berkunjung ke kota yang menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Barat ini. Wisata belanja, wisata alam, dan wisata kulinernya mampu menarik banyak orang untuk selalu berkunjung ke kota ini lagi dan lagi.

Salah satu yang selalu menjadi tujuan utama wisatawan adalah Alun-alun Bandung. Siapa yang tak kenal alun-alun yang terkenal dengan lapangan rumput sintesis hijaunya. Fasilitas tersebut telah menjadi daya tarik tersendiri untuk anak-anak hingga orang dewasa, sehingga menjadikan tempat ini sebagai salah satu tempat wisata anak di Kota Bandung yang menarik dan populer yang dilengkapi dengan arena bermain anak.

Belum cukup di sana, area wisata Alun-alun Kota Bandung pun dihiasi sedemikian rupa menjadi kawasan hijau dan berwarna-warni karena telah dibangunnya taman bunga yang indah yang terdiri dari banyak warna seperti merah, kuning, hijau dan ungu.

Namun kali ini ada yang berbeda, tepat di samping Mesjid Agung Bandung bertengger sebuah kendaraan unik, yaitu Prototype Metro Kapsul. Kehadiran Prototype Metro Kapsul tersebut menjadi magnet baru bagi masyarakat yang tengah berkunjung ke kawasan Alun Alun Bandung. Pasalnya prototype tersebut disimpan dekat taman tematik Alun Alun Bandung yang ramai dikunjungi masyarakat.

Menurut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, kehadiran prototype tersebut sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat dengan adanya moda transportasi modern. Bahkan pria yang akrab disapa Emil ini mengajak masyarakat untuk memberi masukan terhadap kendaraan berkapasitas 40 orang tersebut.

Seperti yang dikutip Pikiran Rakyat Proyek percontohan LRT Metro Kapsul ini akan dibangun secara dua tahap dengan total panjang 6 kilometer. Tahap pertama yakni dari Stasiun Bandung ke Alun-alun Bandung dengan anggaran sebesar Rp 500 miliar sepanjang 3 KM. Sementara tahap kedua mulai dari Alun-alun ke Tegalega kemudian kembali ke Stasiun Bandung sepanjang 6 KM dengan anggaran Rp 1 Miliar.

Salah satu pengunjung asal Cimahi, Yudi Nuryana (18) mengaku sangat mengapresiasi dengan hadirnya Metro Kapsul tersebut. Pasalnya kendaraan di daerah Kota Bandung semakin membludak dan menjadi penyebab utama kemacetan. Hadirnya Metro Kapsul diharapkan dapat mengatasi persoalan tersebut. Selain menjadi solusi kemacetan, ia juga senang dengan fasilitas yang diberikan.

“Suka dengan fasilitasnya yang sangat nyaman, warga Bandung pastinya akan tertarik menggunakan angkutan masal ini, semoga saja Pemerintah Kota Bandung menghadirkan inovasi-inovasi lainnya,” ujar Yudi.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.