Pihak Bank Tanggapi Permasalahan KTM Angkatan 2017

JURNALPOSMEDIA.COM – Permasalahan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) sampai saat ini masih banyak dipertanyakan khususnya oleh sejumlah Mahasiswa Angkatan 2017 yang KTM nya bermasalah.

Salah satunya yaitu mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi yang tak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaanya terhadap pihak kampus tentang KTM nya yang bermasalah. Ia mengatakan  KTM nya  justru tidak ia terima sampai sekarang. “Ketika saya ngambil KTM ternyata punya saya tidak ada, akhirnya saya konfirmasi ke pihak Aljamiah, dan pihak aljamiah mengatakan kalau saya harus foto ulang dan kata bagian akademiknya data saya tidak ada,” Ungkapnya saat ditemui Jurnalposmedia, Selasa (16/10/2018).

Senada dengan ungkapan diatas, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang tak ingin disebutkan namanya juga menyatakan dirinya sangat terkejut ketika mendapati KTM nya ada dua, “Saya kaget kenapa bisa kartunya ada dua gitu, sudah prosesnya lama dan ini harus diurusin lagi dan prosesnya pasti ribet,” Tuturnya saat dihubungi melalui telepon selular.

Karena beberapa permasalahan tersebut, akhirnya pihak bank yang bersangkutan angkat bicara. Menurut pegawai bank BRI syariah, Yoga Hadi Permana mengatakan, kesalahan seperti KTM  ada dua dan sebagainya, sebenarnya ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan kesalahan tersebut baik itu kesalahan cetak ataupun datanya yang ada dua.

Pihak bank menyatakan kalau yang KTM nya ada dua  itu adalah  kesalahan dan tidak sinkronnya data atapun kesalahan cetak.  Ia juga mengatakan, jika ada kesalahan tersebut mahasiswa diharapkan untuk segera mengonfirmasi ke pihak bank karena kesalahan tersebut menjadi tanggung jawab pihak bank. Yoga mengatakan, pihak bank dan aljamiah pun tidak akan tinggal diam dan akan menyelesaikan permasalahannya secepat mungkin. “Untuk mahasiswa yang mendapatkan KTM dua atau tiga diharap dipegang saja terlebih dahulu kemudian segera datangi pihak bank untuk kami cek mana kartu yang memang benar, ” Ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan pihak bank dan pihak aljamiah akan tetap mengupayakan secepat mungkin menyelesaikan permasalan  KTM  ini. Disaat ditanyai tentang permasalahan mahasiswa yang ketika mengambil KTM ternyata tidak ada, Ia menjelaskan hal tersebut terjadi karena ada beberapa kesalahan, tapi dirinya mengakui bahwa ia dan juga pihak bank kurang mengetahui secara pasti alasan sebenarnya.

Untuk menjawab permasalahan tersebut pihak bank mengonfirmasi, kesalahan terkait KTM bukan mutlak kesalahan pihak bank juga aljamiah tapi ada beberapa data dari mahasiswa sendiri yang terkadang tidak lengkap dan hal tersebut menghambat proses pembuatan KTM.

Yoga juga mengatakan dirinya bukan menyalahkan mahasiswa hanya saja terkadang keadaaan tersebut sering dialami dan menjadi salah satu faktor yang menghambat. “Kalau terkait masalah mahasiswa  yang menyalahkan pihak bank, hal itu adalah perspektif dan kurangnya koordinasi, kalau kesalahan pasti ada dari pihak mana saja,” Tuturnya.

Menyikapi masalah tersebut, pihak bank hanya mengambil sisi positifnya. “Tentang masalah yang sudah terlanjur beredar, kita dari pihak bank hanya mengambil sisi  positifnya saja,” Lanjutnya.

Pihak bank yang diwakili oleh dirinya pun menghimbau kepada mahasiswa yang memang mengalami masalah pada KTM akan tetap mengupayakan semaksimal mungkin. Yoga juga berharap kepada mahasiswa untuk segera mendatangi pihak bank agar permasalahan bisa secepatnya selesai “Saya harap untuk mahasiswa yang mengalami masalah terkait  KTM bisa secepatnya mendatangi bank, adapun jika merasa bingung atau merasa diombang ambingkan bisa datang saja dan kita bisa bicara,” Tutupnya.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.