Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

JURNALPOSMEDIA.COM- Permasalahan sampah di Indonesia pertama kali mencuat ke permukaan sejak terjadinya longsor sampah di TPA Leuwigajah Kota Cimahi pada 21 Februari 2015, dengan catatan sekitar 141 korban jiwa. Belum lagi biaya ganti rugi sebesar Rp 65 miliar. Atas kejadian tersebut akhirnya 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional.

Berbicara tentang sampah, beberapa pihak juga terus berusaha untuk memperbaiki penanganan sampah seperti salah satunya program Citarum Harum, yang baru-baru ini ramai diperbincangkan oleh media. Bukan hanya dari kalangan pemerintah saja, masyarakat juga turut mengupayakan dalam melestarikan lingkungan dari sampah.

Disini peran pemerintah tentunya sangat dibutuhkan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar juga mengemukakan sebuah deklarasi gerakan yang berbunyi, “Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah,” yang dikemukakan pada para aktivis, komunitas, publik figur serta Duta Peduli Sampah Jefri Nichols bulan lalu.

Gerakan tersebut tentunya untuk mengajak semua elemen masyarakat dalam upaya menjadikan Indonesia bebas dari sampah, “Indonesia tanpa sampah akan terwujud jika kita memiliki komitmen dan melakukan langkah sinergi berkelanjutan,” kata Siti Nurbaya.

Kebijakan mengenai sampah ini juga telah terkandung dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 81 Tahun 2013 tentang Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.

Lebih lanjut, Presiden RI juga turut memberikan suara yang tertera dalam Perpres 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan Nasional Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Rumah Tangga. Itu semua didukung dengan berbagai kegiatan yang digelar seperti pengembangan bank sampah, sampah menjadi energi dan beberapa kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Permasalahan sampah yang tak kunjung terselesaikan seharusnya mampu menumbuhkan budaya yang baru yaitu kebersihan, dengan hal ini kita mampu menjaga dan mengurangi sampah di sekitar kita. Karena menjaga kebersihan bukan hanya dengan menyuarakan saja tapi juga harus butuh pembuktian dalam kehidupan sehari-hari. Setidaknya dimulai dari diri sendiri untuk mengurangi membuang sampah sembarangan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.