Menilik Sejarah Hari Pers Nasional

JURNALPOSMEDIA.COM—Hari Pers Nasional diperingati setiap 9 Februari, yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Hal itu didasarkan pada Keputusan Presiden No 5 tahun 1985 di masa pemerintahan Soeharto. Disebutkan bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan dan peranan penting dalam melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila.

Sebelum adanya Keputusan Presiden No 5 tahun 1985, Hari Pers Nasional telah tercantum dalam salah satu butir keputusan Kongres ke-28 PWI di Kota Padang, Sumatera Barat pada 1978. Kesepakatan tersebut tak lepas dari kehendak masyarakat pers untuk menetapkan satu hari bersejarah untuk memperingati peran dan keberadaan pers secara nasional.

Kehendak tersebut disetujui oleh Dewan Pers dalam sidang ke-21 di Bandung, 19 Februari 1981 untuk disampaikan kepada pemerintah. Hingga akhirnya ditetapkan Hari Pers Nasional dan dilaksanakan setiap tahun secara bergantian di Ibukota Provinsi yang ada di Indonesia.

Namun, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) kurang menyetujui penetapan Hari Pers Nasional jatuh pada 9 Februari. AJI menilai, seharusnya penetapan tersebut disesuaikan dengan momentum sejarah pers di Indonesia. AJI dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) sempat menggelar diskusi pada 2010 dan 2011 untuk menentukan tanggal yang tepat.

Didalam diskusi tersebut menghasilkan beberapa usulan sebagai tanggal pengganti Hari Pers Nasional. Diantaranya yang pertama, dengan didasarkan pada tanggal kelahiran Tirto Adhi Soerjo yang merupakan Bapak Pers Nasional. Atau usulan kedua, dengan menggunakan hari terbitnya edisi pertama Medan Prijaji, yakni surat kabar nasional pertama yang menggunakan Bahasa Melayu di era kolonial Belanda. Tetapi, kedua usulan tersebut dianggap masih kurang tepat. Sehingga ada usulan lain untuk menggunakan hari pengesahan Undang-Undang No 40 tahun 1999 tentang Pers yaitu 23 September sebagai Hari Pers Nasional.

Usulan-usulan tersebut tidak serta merta langsung disetujui, Ketua Dewan Kehormatan PWI menilai Keputusan Presiden No. 5 tahun 1985 yang menetapkan Hari Pers Nasional pada 9 Februari memiliki nilai historis karena bertepatan dengan hari lahirnya PWI. Ia berpendapat bahwa Hari Pers Nasional tidak mungkin diubah sesuai dengan usulan yang telah AJI dan IJTI berikan.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.