Kontroversi Saat Filipina Jadi Tuan Rumah Sea Games 2019

JURNALPOSMEDIA.COM– Pesta Olahraga Asia Tenggara atau Sea Games 2019 (Southeast Asian Games) diselenggarakan di ibu kota Filipina, Manila. ini akan menjadi Pesta Olahraga Asia Tenggara yang ke-30. Turnamen Olahraga Asia Tenggara ini diselenggarakan di Quirino Grandstand, Rizal Park.

Ini akan menjadi kali ke-empat dalam sejarah Pesta Olahraga Asia Tenggara, Filipina menggelar Sea Games dan kali kedua setelah 14 tahun. Filipina telah menggelar Sea Games pada 19811991, dan 2005. Event Olahraga negara-negara Asia Tenggara juga akan menjadi peringatan 42 tahun digelarnya SEA Games.

Tetapi ada hal unik pada pangelaran Sea Games kali ini dimana edia sosial Twitter diramaikan oleh tagar #SEAGames2019fail, Selasa (26/11/2019). Setelah ditelusuri, tagar tersebut berisi unggahan-unggahan yang menampilkan beberapa fasilitas dari SEA Games 2019 Filipina. Terutama dari cabang olahraga sepak bola yang dinilai tak layak.

Salah satu akun Twitter @wayne_yanto menyebut bahwa ruangan khusus untuk media layaknya seperti acara rapat warga satu RT.

“Nyambut para atlet se-ASEAN kok kaya nyambut tamu diacara rapat warga se-RT. Yang dulu ngatain Sea Games Indonesia terburuk sepanjang sejarah, mamam tuh karma. Ini lebih buruk malahan,” cuitnya di Twitter.

Filipina semakin menunjukkan kualitas buruknya menjadi tuan rumah. Kali ini, Panitia Penyelenggara SEA Games 2019 Filipina (PHISGOC), menerbitkan aturan yang melarang fotografer meliput upacara pembukaan.

Larangan tersebut dikeluarkan oleh PHISGOC atas persetujuan Presiden Rodrigo Duterte. Orang nomor satu di Filipina itu kabarnya tak ingin melihat terlalu banyak fotografer yang meliput upacara pembukaan SEA Games 2019 di Philippine Arena, Sabtu (30/11/2019).

Namun dibalik itu Indonesia mencanangkan target pada ajak dua tahunan ini.  Dilansir SportFEAT.com dari Kompas TVIndonesia yang pasa SEA Games 2019 diperkuat oleh 60 persen atlet junior dan ditargetkan mampu meraih 45 medali emas.

Target tersebut dicanangkan setelah pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersua dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali, Selasa (19/11/2019).

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.