Kembali Digelar, 10.000 Warga Padati CFD Kota Bekasi

 JURNALPOSMEDIA.COM – Hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di kawasan Flyover Summarecon Bekasi dipadati warga pada Minggu pagi, (5/7/2020). CFD kembali digelar setelah dihentikan selama sekitar 3 bulan karena pandemi Covid-19.

Pembukaan kembali CFD tertuang dalam surat edaran Wali Kota Bekasi dengan nomor 660.1/3829/Dinas LH tentang pelaksanaan car free day adaptasi tatanan hidup baru di Kota Bekasi. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang menyebutkan bahwa hari tersebut akan digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Terlihat ribuan warga tumpah ruah berolahraga, mulai dari pelari, pesepeda, maupun warga yang hanya menikmati hari tersebut. Kerinduan warga akan adanya CFD terbayar pagi itu meski dengan suasanya yang berbeda dengan sebelumnya.

Salah satu pengunjung asal Bekasi Timur, Qori mengaku senang dengan kembali digelarnya hari bebas kendaraan bermotor. Dirinya pun tidak merasa khawatir melakukan aktivitasnya asalkan mengikuti protokol kesehatan.

“Saya senang dengan dibukanya kembali car free day, selain sehat juga bisa bertemu dengan teman. Ga terlalu masalah bagi saya selama kita mengikuti aturan protokol kesehatan yang berlaku. Seperti pakai masker,selalu cuci tangan dan tetap menjaga jarak,” ungkapnya kepada Jurnalposmedia.

CFD Bekasi kali ini diperketat dengan adanya penjagaan yang dilakukan oleh Polisi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selain berjaga, mereka juga mensosialisasikan himbauan dari pemerintah kepada pengunjung dan pedagang untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Amir Hamzah dari Polres Metro Bekasi Kota mengatakan alasan pemerintah kembali menggelar CFD ini karena sudah memasuki era new normal. Dimana didalamnya memperbolehkan warga untuk kembali berolahraga namun tetap dengan protokol kesehatan.

“Kita selalu menjaga dan menghimbau masyarakat, tim medis menjaga di setiap sudut ada meja-meja dan ambulan juga siap untuk kesehatan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bekasi membatasi jumlah CFD kali ini yang hanya 2.000 orang. Namun pada kenyataannya warga yang datang melebihi dari jumlah yang telah ditentukan.

“Pemerintah membatasi jumlah untuk kali ini hanya 2.000 tetapi diluar dugaan ini sampai sekitar 10.000 orang, ini akan menjadi evaluasi bagi kami apakah nanti akan tetap akan dilaksanakan kembali cfd atau kembali dihentikan,“ tutup Amir.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.