Goo Hara, Perisakan, dan Lemahnya Mental Idol K-Pop

JURNALPOSMEDIA.COM– Lagi, dunia hiburan Korea kembali berduka. Goo Hara, mantan anggota girlgroup Kara ditemukan meninggal dunia di kediamannya,Cheongnam, Soul, Korea Selata,. Minggu, (24/11/2019).

Hara, aktris cantik kelahiran 13 Januari 1994 ini merupakan mantan anggota girlgroup Kara yang dinaungi oleh KeyEast Entertaiment. Ia juga aktif di dunia peran. Salah satu drama yang sukses ia perankan adalah Citiy Hunter yang juga dibintangi Lee Min Hoo. Setelah Kara bubar pada tahun 2016, Hara mimilih bersolo karir. Bahkan,  pada 13-19 November 2019 ia telah menyelesaikan rangkaian turnya di Jepang.

Dari penyedikan polisi, Hara memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Polisi juga menemukan sebuah memo tulisan tangan yang diduga wasiat terakhir dari Hara.

“Sebuah catatan pesimistis tentang kehidupannya yang ditulis dalam tulisan tangan Hara ditemukan di atas meja di ruang tamu,” kata polisi pada konferensi pers sebagaimana dilansir Allkpop melalui cnbcindonesia.com.

Beberapa tahun terkahir, Hara memang menjadi sasaran perisakan oleh komunitas penggemar K-Pop di dunia maya karena kasusnya dengan sang mantan pacar, Choi Jong Bum. Ia juga menjadi korban bully netizen  karena operasi mata yang dilakukannya pada April 2019.

Mei 2019, ia melakukan percobaan bunuh diri, dan berhasil diselamatkan. Puncaknya, Minggu sore, (24/11/2019) kemarin, ia ditemukan sudah tidak bernyawa di kediamannya, di kawasan Cheongnam, Soul, Korea Selatan.

Sehari sebelum meninggal, ia sempat mengunggah postingan di instagramnya dengan menuliskan caption “Selamat tidur”. Seolah-olah itu merupakan salam perpisahan.

Di balik gemerlapnya dunia K-Pop, tampaknya perisakan dan kesehatan mental idol K-Pop merupakan hal yang tidak bisa diabaikan.  Hara merupakan satu dari banyak aktris korea lainnya yang mengalami bully di media sosial.

Belum reda setelah sebulan meninggalnya Suli karena bunuh diri akibat perisakan yang terus menerus ia dapat. Kini Hara juga memilih jalan yang sama. Kematian Hara dan Sulli harusnya menjadi pukulan bagi mereka yang gemar menuliskan komentar-komentar jahat dan negatif di media daring.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.