Bertajuk Massa Aksi, FKPMB Gelar Pameran Foto

JURNALPOSMEDIA.COM-Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung (FKPMB) menggelar pameran bertajuk “Massa Aksi”. Bertempat di reruntuhan bangunan korban relokasi Tamansari, Jalan Kebon bibit, Kota Bandung, Rabu (23/10/2019). Pameran foto yang menampilkan 102 karya foto yang merupakan kolaborasi produk jurnalistik. Terdiri dari Jurnalis Media, Mahasiswa dan Warga, diikuti oleh 27 exhibitor.

Selain Pameran Foto, terdapat kegiatan lain seperti Diskusi Publik, Live Musik, Workshop Sablon, Pasar Kolektif, dan Lapak Baca. Pameran tersebut digelar dari 22-27 Oktober 2019.

Sekretaris Jenderal FKPMB, Rian Hamdani, menjelaskan bahwa pameran ini muncul dari keresahan pers mahasiswa. Terkhusus pada isu Reformasi Dikorupsi yang kontribusinya hanya sebatas di redaksi saja. Bertujuan memberikan nuansa konflik demonstrasi #ReformasiDikorupsi ke dalam sebuah pertunjukan dan berusaha menampilkan banyaknya karya foto yang tidak terpubikasikan.

Rian menambahkan harapannya, agar tidak padamnya perjuangan masyarakat dan mahasiswa untuk tetap mengawal reformasi dikorupsi. Alasannya, karena FKPMB sadar betul mengenai isu yang harus tetap terawat agar perjuangan yang selama ini dikobarkan tidak sia-sia.

Salah satu pameris, Wartawan Foto Pikiran Rakyat, Arif Danun, berpendapat foto-foto yang dipajang bagus-bagus dan kualitas foto yang tidak disangka-sangka.

“Saya tidak menyengka banyak pelaku fotografi yang konsen pada demonstrasi lalu. Terdapat banyak foto-foto yang tidak terekspos,” ungkapnya.

Atas foto-fotonya yang dipamerkan, Arif menyerahkan pada penikmat foto atau pembaca untuk menilai dan menyikapi pesan apa yang tardapat pada foto tersebut. Arif berharap agar pelaku fotografi terkhusus para pameris, untuk terus berkarya dengan terus motret, apapun itu.

Salah satu pengunjung pameran, Hafidzal Rizkia berpendapat bahwa pameran tersebut bagus digelar sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mahasiswa dan masyarakat pada demonstrasi lalu. Hafidzal berharap masyarakat dan mahasiswa untuk tidak terprovokasi isu hoax dan terus menyerukan keadilan yang sesuai dengan fakta.

Rekomendasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.